2026.06.29
Berita industri
Untuk mencocokkan a kacang hex pada baut, diameter ulir, jarak ulir, dan standar ulir (Metrik vs. Terpadu/Imperial) semuanya harus sama. Misalnya, baut M10 x 1,5 memerlukan mur M10 x 1,5 — baut 3/8"-16 memerlukan mur 3/8"-16. Ukuran kepala segi enam atau ukuran kunci pas hanya penting untuk pemilihan alat, bukan untuk kesesuaian. Cara tercepat untuk memastikan kecocokan adalah dengan memasang mur ke baut dengan tangan setidaknya selama 3-4 putaran penuh; jika berputar bebas tanpa memaksa atau mengikat, berarti ukurannya sudah benar.
Bagian di bawah ini menjelaskan cara membaca tanda baut, mengukur ulir tanpa bagan, menghindari kesalahan metrik/imperial yang umum, dan memilih jenis mur yang tepat untuk aplikasi Anda.
Setiap pasangan baut dan mur ditentukan oleh tiga nilai. Jika salah satu saja terlepas, mur tidak akan menempel pada ulirnya atau akan terasa kendor dan terkelupas karena beban.
Sebuah baut berlabel M8x1,25 berarti poros berdiameter 8 mm dengan jarak antar puncak ulir 1,25 mm. Sebuah baut berlabel 1/4"-20 berarti poros berdiameter seperempat inci dengan 20 ulir per inci. Kedua sistem ini tidak dapat dipertukarkan — mur metrik tidak akan pernah bisa dipasang dengan benar pada baut imperial, meskipun diameternya terlihat dekat pada penggaris.
Gunakan jangka sorong pada tepi luar benang, bukan pada bagian betis yang halus. Bulatkan ke ukuran standar terdekat — misalnya, pembacaan 5,9 mm hingga 6,0 mm menunjukkan baut M6, karena pengencang dibuat dalam tahapan ukuran tetap.
Untuk baut metrik, ukur jarak pada 10 ulir dengan penggaris dan bagi dengan 10, atau gunakan pengukur jarak ulir untuk akurasi. Untuk baut imperial, hitung jumlah puncak ulir dalam tepat satu inci — ini adalah nilai TPI. Daun pengukur nada yang terletak rata di lembah benang, tanpa celah tipis, memastikan kecocokan yang benar.
Masukkan calon mur dengan tangan. Ini harus bergerak dengan lancar setidaknya selama 3-4 putaran dengan resistensi yang ringan dan merata. Menggerinda, melewatkan, atau memerlukan kunci pas untuk menghidupkan mur berarti tinggi nada atau standarnya tidak sesuai, meskipun diameternya terlihat benar.
Tabel di bawah mencantumkan ukuran baut metrik dan imperial yang sering digunakan di samping ukuran kunci pas (hex) yang diperlukan untuk mur yang cocok.
| Ukuran Baut | Pitch Benang | Ukuran Kacang yang Cocok | Ukuran Kunci Pas (Hex) |
|---|---|---|---|
| M5 | 0.8mm | M5 | 8mm |
| M6 | 1.0mm | M6 | 10mm |
| M8 | 1.25mm | M8 | 13mm |
| M10 | 1.5mm | M10 | 17mm |
| 1/4" | 20TPI | 1/4"-20 | 7/16" |
| 5/16" | 18TPI | 16/5"-18 | 1/2" |
| 3/8" | 16 TPI | 3/8"-16 | 9/16" |
| 1/2" | 13TPI | 1/2"-13 | 3/4" |
Kesalahan pengikat yang paling sering terjadi adalah memaksakan mur dari standar yang salah ke baut karena diameternya cukup dekat untuk mulai memasang benang. M8 (8,0mm) dan 5/16" (7,94mm) hanya berbeda 0,06mm , yang cukup kecil sehingga mur dapat menangkap satu atau dua benang pertama sebelum diikat. Memaksa melewati titik itu akan merusak kedua bagian.
| Ukuran Metrik | Setara Kekaisaran | Perbedaan Diameter |
|---|---|---|
| M6 (6.0mm) | 1/4" (6,35mm) | 0,35mm |
| M8 (8.0mm) | 5/16" (7,94mm) | 0,06mm |
| M10 (10.0mm) | 3/8" (9,53mm) | 0,47mm |
| M12 (12.0mm) | 1/2" (12,7mm) | 0,7 mm |
Pengukur pitch ulir adalah cara paling andal untuk membedakannya, karena pitch metrik dan imperial tidak pernah sejajar secara tepat. Jika mur memerlukan tenaga yang nyata untuk memulai putaran pertama, hentikan — ini adalah tanda paling jelas dari ketidaksesuaian standar, bukan sekadar kesesuaian.
Setelah diameter ulir, pitch, dan standar cocok, gaya mur harus sesuai dengan beban dan lingkungan. Menggunakan ulir yang tepat dengan jenis mur yang salah masih menyebabkan kegagalan akibat getaran atau tekanan berulang.
Sebelum mengencangkan, konfirmasikan empat poin berikut untuk memastikan sambungan yang aman dan cocok: